Rabu, 27 Januari 2010

Hanya 1 HU saja bukan 31 HU

Saya diingatkan oleh admin e-miracle untuk melalui jalan Tol yang diridhoi oleh Allah SWT. Bergabung dengan usaha e-miracle yang dimulai dengan modal Rp. 14.000.000,- dari hasil hutang itu merupakan jalan Tol menuju kaya yang tidak diridhoi oleh Allah SWT. Jika memang ada caranya...mengapa kita tidak mencobanya dan itu tidak dilarang. Sesungguhnya Allah SWT sudah menunjukan jalan yang mudah dan cepat jika kita ingin kaya selayak jalan Tol. Sayangnya,  kita buta akan petunjuk itu karena silau akan dunia. Padahal, Allah Swt telah berfirman kepada dunia untuk melayani mereka yang melayani Allah Swt dan mencintai mereka bagi yang mencintai Allah serta meninggalkan mereka bagi yang menjauhi Allah. Pesona dunialah yang sering menyilaukan mata kita akan kebenaran. Padahal, jika kita berfikir lebih jernih,  Allah Swt akan memberi kenikmatan dunia dan akherat sekaligus jika kita mengetahui jalan tol kekayaan yang diridhoi-Nya.

MLM,e-MIRACLE bukan sembarang MLM

Banyak orang beranggap kalau bisnis yang paling diminati dan ga ada matinya sekarang ini adalah bisnis makanan.
Tapi dikesempatan ini, saya ingin mengenalkan bisnis yang ga ada matinya juga dan mempunyai peluang yang sama bagusnya seperti bisnis makanan.
Ya ...bisnis yang saya jalani sekarang ini adalah bisnis Investasi, dan bisnis ini bukan sembarang bisnis. Setiap membernya harus negakin sholat lima waktu di mesjid, sholat dhuha di rumah / di  mesjid, dan sholat tahajud setiap malam dan setiap bulannya harus mengeluarkan sedekah untuk rumah tahfiz ( penghafal Al-qur'an ) pokoknya MLA ....( multi level amal ). Setiap member barunya, harus ngaji dikelompok jaringan yang mengajaknya alias menjadi santri.
Belajar dulu, tentang benahin yang wajib, dan ngidupin yang sunnah.
Belajar dulu tentang halal haram, dan 10 dosa besar.
Belajar tentang bisnis &  usaha yang bisa mendekatkan diri kita kepada Allah.
Bukan yang malah menjauhkan diri kita dari Allah.
Termasuk belajar Silahturahim.
Setiap membernya
adalah pedagang yang belajar juga jadi penda'wah
tanpa perlu nunggu jadi ustad Yusuf Mansur.
Yakni dengan 3 Pilar e-MIRACLE.
Ajak......
Rawat........
dan beri Uswatun Hasanah.

Selasa, 26 Januari 2010

Siapa yang bersedia memberi hutang......

Pada umur 40 tahun keatas Rasulullah sudah memiliki kebebasan finansial berupa tabungan amal dan tabungan harta di bank saat itu namanya BMT ( baitul maal wattamwil ) dan uang - uang nya yang ada diperusahaan sahabat - sahabatnya berupa saham memberikan fee yang tidak sedikit. Sehingga Rasulullah ketika dalam keadaan da'wah, syiar, atau memberikan pelajaran tidak dipusingkan dengan masalah maal / uang. malah uang datang dengan sendirinya.
Segera didik dan ajarkan dagang anak kita pada umur 6 tahun sebagaimana Rasulullah alami semasa kecilnya. Dan tanamkan sifat jujur sejak dini dan senang menolong sesama. Pada usia 15 - 17 anak kita harus diberi kepercayaan untuk mengurus usahanya sendiri ini juga mirip apa yang pernah dialami oleh Nabi kita Muhammad Saw. Menginjak usia 25 Rasulullah dipersunting oleh seorang janda Siti Khodijah , saudagar kaya raya dijaman itu sehingga rasulullah mendapatkan modal yang cukup besar sampai sampai usahanya berekspansi keluar negeri yakni dapat melakukan ekspor keluar negeri saat itu nama negeri itu SYAM .
Ternyata dijaman Rasulullah mengenal usaha jaringan dan nabi Muhammad saat itu mengambil peran / ambil bagian dalam usaha jaringan . Seperti apa usaha jaringnya itu yaa, kalau diamati sih mirip - mirip usaha jaringan yang sedang marak sekarang ini di indonesia yaitu MLM e-Miracle dengan owner atau pemilik usaha ini ustadz Yusuf Mansur